Tentang

------------ Selamat datang di Blog kami yang sederhana ini ------------ SEMOGA BERMANFAAT. --- Identitas Pemilik Blog ------ Nama : Afif Fuaidi ------ Alamat Rumah : Payaman - Andonosari - Nongkojajar - Pasuruan ------ Facebook : Afif Fuaidi bin Mahfudz ------ Instagram : Apiep_5 (Afif Fuaidi) ---

Sabtu, 12 Februari 2011

Flu Babi

FLU BABI

1. Apakah Flu Babi (Swine Flu)?

Swine Flu ( H1N1 )adalah Virus Flu pada binatang babi yang tidak sama dengan Virus Flu pada manusia. Swine Flu yang saat ini menyerang secara pandemi di Mexico & US adalah Swine Flu yang mengalami Mutagenic Shift dari gabungan beberapa Virus Flu diantaranya : Swine FLu Babi + Avian FLu + FLu Manusia.

2. Awal Penyebaran Flu Babi

Penyebaran flu babi diawali dari Mexico City dan dikhawatirkan banyak pihak akan menjadi pandemic ke seluruh dunia. Saat ini saja, sudah sejumlah negara diduga sudah tercemar flu babi, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Israel, Australia dan New Zealand. HIngga hari ini (27/04/2009), di Mexico dilaporkan sudah 150 orang tewas, 400 orang dirawat di rumah sakit serta 1.600 lainnya diduga terjangkit virus Flu Babi. Penyebaran Flu Babi berasal dari hewan ternak babi yang terinfeksi virus H1N1, sehingga sejumlah negara sudah menghentikan impor babi terutama yang berasal dari Meksiko. Virus Flu Babi ini dikhawatirkan akan menyebar ke seluruh dunia, dan untuk mencegahnya Anda dapat melakukan langkah-langkah preventif sebagai berikut,

  1. Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin. Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
  2. Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun, terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis alkohol juga efektif digunakan.
  3. Jangan menyentuh mulut, hidung atau mulut Anda dengan tangan.
  4. Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau bersin penderita.
  5. Jika Anda sakit flu, Anda sebaiknya tidak masuk kerja atau sekolah dan beristirahat di rumah.

3. Ciri-ciri dan Gejala Flu Babi

  1. Demam yang muncul tiba-tiba
  2. Batuk
  3. Nyeri otot
  4. Sakit tenggorokan
  5. Kelelahan yang berlebihan
  6. Penderita muntah-muntah dan diare
  7. Rasa Capek
  8. Kurangnya nafsu maka
  9. Pilek
  10. Mual

4. Penyebab flu babi

Pada dasarnya Genetic Virus Flu sering berubah rubah. Akibatnya Respon Immune tidak dapat mengenal sepenuhnya ( parsial ) pada waktu infeksi berulang. Pada waktu yang bersamaan terdapat Virus Influenza yang lain yang menginfeksi sel yang sama, terjadilah pencampuran Virus yang akan mengakibatkan Strain yang baru ( Mutagenic / Antigenic Shift ) dapat juga terjadi suatu Evolusi ( Mutagenic Drift ).Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila di kemudian hari dapat timbul Influenza Virus Kuda ( H7N7 , H4N8 ) , Virus Lembu Sapi bahkan Ikan Paus ( H3N2 )

5. Proses penularan flu babi

1) Melalui Human to Human infection

2) Orang yang terinfeksi Swine Flu dapat menyebarkan Germ Flu ( Basil Kuman ) sehari sebelum Gejala Flu mereka muncul hingga 7 hari setelah mereka sakit

3) Penularan melalui udara

4) Penularan melalui kontak tangan dengan selaput lendir.Contoh : Kita menyentuh object yang di pegang oleh orang yang terinfeksi Swine Flu,tanpa kita sadari kita menyentuh mata kita sendiri misal Gatal atau kucek mata , hidung & mulut

5) Pada daerah SUBTROPIS ( daerah yang mempunyai 4 musim ).Tetapi kita yang berada di daerah Tropis tidak boleh lengah begitu saja.

6. Bagaimana mencegah Flu Babi

a. Mencuci tangan dengan Sabun & Air atau Alkohol Based Hand cleaner Kondisi yang mengharuskan kita mencuci tangan :

Ø Sebelum mulai bekerja

Ø Sebelum mulai bekerja

Ø Sesudah dari Toilet

Ø Apapun yang di kotori oleh Pekerjaan

Ø Sebelum memegang Sarung Tangan / Handuk / Alat Pelindung Diri ( termasuk Pakaian dll )

b. Jangan terlalu dekat dengan orang yang sedang terinfeksi

c. Jangan malu untuk memakai Masker

d. Jangan menyentuh langsung selaput lendir seperti mata , Hidung & Mulut

7. Seberapa parahkah Penyakit Swine Flu

  1. Penyakit ini berbeda antara Mexico & America. Mexico lebih parah dari America.
  2. Penyakit ini lebih ganas dari Avian Flu 3 - 5 kali akan tetapi dalam populasi jauh lebih kecil dari Avian Flu. Bila 100 orang terinfeksi Avian FLu maka kemungkinannnya 80 orang akan meninggal dunia. Bila 100 orang terinfeksi Swine Flu maka kemungkinannnya 7 orang akan meninggal dunia
  3. Penyakit ini menyerang Paru paru dan menyebabkan kematian karena mengalami Kegagalan Pernafasan ( Respiratory Failure ) akibat pembuluh darah paru yang pecah.

8. Langkah-langkah yang harus dilakukan bila terkena flu

1. Selain untuk berobat hindarilah bepergian , lebih baik sementara di rumah.

2. Bila bersin & batuk tutuplah hidung dan mulut dengan tissue . Kemudian segeralah buang tissue itu ke kotak sampah.

3. Cucilah tangan anda segera

4. Banyaklah istirahat

5. Ukurlah suhu tubuh sebelum tidur

6. Mintalah Ibu memasak Sop Ayam ( anti inflammatory ) & makanlah selagi hangat

7. Minumlah Teh Hijau ( antioxidan ) , bila memungkinkan campurlah dengan Black Tea ( antioxidan ). Minumlah selagi hangat , hiruplah uapnya

8. Minumlah Lemon , Madu & Whiskey sedikit ( biasa untuk orang Eropa

9. Mandilah air hangat

10. Vitamin C yang mengandung Zn ( Zegase atau Zegavit ) atau Jeruk Peres Banyaklah minum terutama air hangat.

9. Apa obat Swine Flu ?

v Tamiflu ( Oseltamivir ) 75 mg Capsule : 2 x 1 Capsule selama 5 – 7 hari

v Relenza ( Zanamivir )

v Obat ini akan efektif bila di minum kurang dari 36 - 48 jam sesudah serangan Swine Flu. Dan akan terasa perbaikan pada keesokan harinya.

v Di America ditemukan ada juga yang sembuh tanpa pengobatan Tamiflu atau Relenza ( CDC = Center for Disease Control & Prevention )

Kelompok yang beresiko terkena penyakit lebih berat ( cepat beralih ke kondisi Emergency )

ü Penderita berumur 65 tahun keatas

ü Semua golongan yang mempunyai penyakit Kronik ataupun Metabolic

ü Penderita penyakit Paru , Jantung & Immune System

ü Trimeter Ke tiga dari Kehamilan atau sehabis melahirkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar